Review Software

Baca materi dan download aplikasinya di halaman yang sama.

Tutorial

Artikel tutorial yang menarik bisa kamu baca di sini.

Graphic Design

Disini juga terpampang tutorial design buat kamu yang suka utak-atik dan berkarya.

Panduan HTML

Tutorial HTML dasar juga bisa kamu temukan di sini.

Tampilkan postingan dengan label Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2011

Jaringan Internet

Internet merupakan jaringan komputer global yang diperkirakan saat ini dipergunakan oleh lebih dari 275 juta orang di seluruh dunia. Cikal bakalnya adalah jaringan computer yang dipergunakan Departemen Pertahanan AS yang disebut ARPANET. Tak lama kemudian ARPANET dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas dan disebut Internet. Pada akhir decade 80 ,Internet sudah mulai tersebar ke seluruh dunia, namun masih terbatas pada dunia akademis. Karena Internet menawarkan banyak fasilitas seperti mengirim surat elektronik (email), transfer data, bahkan juga penggunaan video, maka tak heran kalau perkembangan Intenet dan jumlah penggunanya meningkat pesat.

Internet dapat dibayangkan sebagai sebuah “samudra” komputer di seluruh dunia yang masing-masing terkoneksi satu sama lain dengan menggunakan “kabel”. Mungkin timbul pertanyaan, jika demikian apakah berarti sebuah kabel yang digunakan begitu panjang? Tentu saja tidak. Jaringan Internet meminjam saluran telepon dan media pemancar sebagai “kabel” yang menghubungkan satu komputer dengan yang lain. Jadi sebetulnya, antara satu komputer dengan komputer lain, yang saling berkomunikasi satu sama lain lewat Internet, mungkin saja, menggunakan banyak sekali “kabel” (media komunikasi). Coba bayangkan, sekarang ini Anda bisa saja chatting dari Surabaya ke teman Anda yang sedang bersekolah di Boston. Ada berapa banyak “kabel” yang dibutuhkan untuk itu?

Sedangkan untuk dapat tersambung ke Internet dari rumah, biasanya digunakan modem. Modem ini bertugas untuk mengokonversikan gelombang yang dikirimkan menjadi bahasa yang dimengerti oleh komputer. Dari sinilah muncul istilah Dial-Up Networking. Sebagai contoh praktis, untuk menghubungi TelkomNet Instan, digunakan software Dial-up Networking dengan media komunikasi modem.

Komunikasi Internet ini mempunyai bermacam-macam koneksi.
Antaranya adalah seperti berikut :

  • Modem
    Modem paling banyak digunakan oleh orang, digunakan dengan menghubungkan dengan Internet melalui line telpon. Ketika browsing web menggunakan modem, kecepatan yang digunakan kebanyakan adalah 56 Kilobit per second (56 Kbps).
  • Cable Modem
    Kabel modem dapat melakukan transfer informasi dalam speed lebih dari 3000 Kilobit persecond (3000 Kbps) dengan menggunakan kabel seperti kabel yang digunakan pada televisi. Contoh yang ada sekarang adalah Kabel Vision.
  • ISDN
    Singkatan dari Integrated Service Digital Networking, adalah komunikasi telpon menggunakan digital. Kecepatan trasfernya adalah kebanyakan antara 64Kbps sampai 128 Kbps. Contoh penyedia ISDN adalah Telkom
  • DSL
    DSL (Digital Subscriber Line), dengan kecepatan transfer 1000 Kbps sampai 9000 Kbps. (hampir seperti kecepatan LAN 10Kbps).

Dalam berkomunikasi di Internet dibutuhkan alamat. Untuk alamat internet ini biasanya dikenal dengan Uniform Resource Locator. (URL). Untuk tiap web memiliki alamat yang berbeda dan unik. Sebuah web mempunyai URL dengan skema terdiri dari nama web server itu sendiri dan alamatnya.Skema ini mengidentifikasikan akan bahasa, protocol yang digunakan untuk mengakses web. Nama sebuah web server juga dikenal sebagai nama domain, mengidentifikasikan nama server yang disimpan di web. Ada beberapa jenis protocol harus dikenal di internet yaitu :

  • FTP (File Transfer Protocol),
    digunakan untuk tukar menukar file antar pengguna Internet.
  • Telnet,
    digunakan untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan komputer lain di intenet.
  • Gopher,
    digunakan mengakses topik-topik informasi dari server yang mendukung Gopher.
  • POP3-mail (Post Office Protocol versi 3),
    layanan e-mail yang biasanya diberikan oleh ISP tempat kita berlangganan internet. Electronic Mail (E-mail) adalah layanan surat elektronik, digunakan untuk mengirim dan menerima surat.
  • IRC (internet Relay Chat),
    layanan yang digunakan untuk bercakap-cakap (dengan modus teks/ tulisan) dengan seluruh pengguna internet didunia dengan topik tak terbatas.
  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol),
    Protokol ini merupakan basis dari WWW (World Wide Web), yang dapat digunakan untuk mengakses informasi-informasi atau dokumen dari server yang ditulis dengan menggunakan bahasa HyperText Markup Language (HTML). Pengguna yang menerima informasi atau dokumen tersebut sering disebut sebagai client, dan menggunakan sebuah browser untuk melihat isi dari informasi dokumen tersebut. Untuk mengakses dokumen dari sebuah server www, pengguna melakukannya dengan mengetikkan alamat dari dokumen tersebut di Internet, didahului dengan "http://".

Fungsi dari browser adalah untuk mengirimkan dan mengambil data dari sebuah web server kemudian menerjemahkan bahasa HTML dari web server tersebut yang hasilnya kemudian ditampilkan pada layer monitor. Browser yang paling banyak digunakan sekarang adalah Microsoft Internet Explorer (MSIE) dan Netscape Navigator (NN).

Lisensi Software Komputer

Menurut Microsoft dalam “The Hallowen Document”, terdapat beberapa jenis lisensi yang dapat digunakan untuk program komputer. Beberapa jenis lisensi tersebut antara lain adalah:

Lisensi Commercial
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada perangkat lunak seperti Microsoft dengan Windows dan Officenya, Lotus, Oracle dan lain sebagainya. Software yang diciptakan dengan lisensi ini memang dibuat untuk kepentingan komersial sehingga user yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan izin penggunaan dari pemegang hak cipta.

Lisensi Trial Software
adalah jenis lisensi yang biasa ditemui pada software untuk keperluan demo dari sebuah software sebelum diluncurkan ke masyarakat atau biasanya sudah diluncurkan tetapi memiliki batas masa aktif. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan software tersebut secara bebas. Namun karena bersifat demo, seringkali software dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersialnya. Dan biasanya dibatasi oleh masa aktif tertentu.

Lisensi Non Commercial Use
biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu dibidang sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan penggunaan tertentu.

Lisensi Shareware
mengizinkan pemakainya untuk menggunakan, menyalin atau menggandakan tanpa harus meminta izin pemegang hak cipta. Berbeda dengan Trial Software, lisensi ini tidak dibatasi oleh batas waktu masa aktif dan memiliki fitur yang lengkap. Lisensi jenis ini biasanya ditemui pada software perusahaan kecil.

Lisensi Freeware
biasanya ditemui pada software yang bersifat mendukung, memberikan fasilitas tambahan atau memang free/gratis. Contoh yang bersifat mendukung antara lain adalah plug-in tambahan yang biasanya menempel pada software induk seperti Eye Candy yang menempel pada Adobe Photoshop.

Lisensi Royalty-Free Binaries
serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library yang berfungsi melengkapi software yang sudah ada dan bukan merupakan suatu software yang berdiri sendiri.

Lisensi Open Source
membebaskan usernya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja software. Berbagai jenis lisensi open source berkembang sesuai dengan kebutuhan, misalnya GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Jenis-jenis software yang memakai lisensi ini misalnya Linux, sendmail, apache dan FreeBSD.

sebagian isi dari : Etika Komputer dan Tanggung Jawab Profesional di Bidang TI.